Kamis, 16 Maret 2023

Staf berinisial SS di Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Alauddin Makassar diduga Menyodo** 10 mahasiswa.


Baru baru ini diduga staf UIN Alauddin Makassar Menyod*mi 10 Mahasiswa dengan Modus Bantu Skripsi korban

Pelaku diduga melakukan aksinya dengan modus membantu korban dalam hal akademik seperti nilai dan penyelesaian proposal skripsi.

"Itu dengan dalihnya dibantu nilainya, dibantu proposalnya (skripsi) dan sebagainya itu modusnya," ujar Wakil Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar periode 2022 Aqil Al-Waris kepada detikSulsel, (16/3/2023).

Aqil mengatakan pelaku kerap memanggil korban ke kosnya dan tak jarang pula pelaku yang mendatangi kos korban. Semua itu dilakukan dengan dalih membantu korban mengerjakan skripsi.

"Iya, ada yang sampai bermalam di kosnya, ada juga yang dia (pelaku) bermalam juga di kosnya korban.

Intinya tergantung ji kalau korban tidak bisa ke kosnya pelaku, pelaku yang ke kosnya korban," lanjut Aqil.

Aqil juga mengatakan pelaku sudah dipecat oleh pihak fakultas. Namun ia mengaku masih curiga pelaku masih bekerja di belakang layar.

"Pada saat di pemecatan itu kak, nah kasih lihat itu (oleh Ketua Jurusan) kalau si pelaku masih ada di grup Fakultas, bisa saja ini kerja di belakang layar," ujarnya

Aqil mengaku sejak awal pihaknya hendak menyeret kasus ini ke ranah kepolisian. Namun dia masih menunggu kesediaan korban membuat laporan polisi.

Artikel: @detik_sulsel dari Postingan di Instagram @Makassarinfo

Rabu, 15 Maret 2023

Viral: Suami lempar istri ke laut dari kapal di pelabuhan Bakauheni

 

24 Februari 2023



CCTVSulawesiii.blogspot.com, SULAWESI SELATAN - Video seorang suami yang membuang istrinya ke laut usai kapal sandar di Dermaga 2 Pelabuhan Bakauhen, Lampung Selatan, Lampung viral di media sosial.

Viralnya rekaman CCTV seorang pria yang berusaha membuang istrinya ke laut dari kapal ferry terjadi pada Kamis 23/02/2023 sekitar pukul 05:15 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, saat kejadian pasangan suami istri tersebut beserta keluarganya sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung menumpang KMP Shalem.

Untungnya, salah satu pembersih kapal selamat dari tindakan tanpa ampun dari orang yang sakit jiwa itu. Seorang juru kunci bernama Regi dan keluarga korban langsung menghampiri dan berusaha membantu korban.

Beruntung korban selamat karena memegang pagar besi kapal dengan tangannya agar tidak jatuh ke laut.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, perbuatan pria yang membuang istrinya ke laut itu bisa dicegah setelah pihak keamanan mengetahui kejadian tersebut.

“Nah, ada satpam bernama Siswoyo yang melakukan olah TKP lalu melihat CCTV untuk mengetahui kejadiannya,” jelas AKBP Edwin, Jumat (24/02/2023).

Berdasarkan keterangan tersebut, AKBP Edwin mengatakan, Regi yang saat itu sedang membersihkan kapal melihat pria tersebut tiba-tiba mendekati istrinya dari belakang. Pria itu segera menggendong istrinya sambil berjalan ke pinggir kapal.

"Suami langsung melepaskan istrinya hingga jatuh ke laut, kemudian saksi dan keluarga korban langsung menghampiri dan berusaha menolong korban," kata AKBP Edwin.

Menurut AKBP, Edwin selamat dari korban dan tidak jatuh ke laut karena tangannya tersangkut di railing atau pagar kapal.

“Saksi Regi mengevakuasi korban dan mengamankan suami korban. Saat petugas keamanan kapal bertanya kepada suami korban atas dasar apa pelaku berusaha membuang istrinya ke laut, pelaku menjawab dengan semangat ada suara yang menyuruh pelaku membuang istrinya ke laut," kata AKBP Edwin. Atas permintaan keluarga pelaku dan korban yang saat itu berada dalam satu kendaraan, masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Mengingat kondisi korban, sang suami dirawat karena gangguan kejiwaan. (**)  

Senin, 13 Maret 2023

Selebgram Ajudan Pribadi di Tangkap, Diduga Lakukan Penipuan 1,3 Miliar Rupiah


CCTVSulawesi - Selebgram Akbar Pera Baharudin pemilik akun @ajudan_pribadi ditangkap polisi atas dugaan penipuan hingga Rp1,3 miliar.

Menurut Tribun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Andri Kurniawan mengatakan Akbar ditangkap atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

Andri menjelaskan, penangkapan ajudan selebriti itu berawal dari laporan warga setempat pada November 2022.

“Yang pasti ada laporan awal kerugian Rp 1,3 miliar pada November 2022,” ujarnya.

Andri menyebut Akbar aman di Makassar. Polisi masih menyelidiki terhadap dirinya. 

Datang dari seorang selebgram dengan nama akun Instagram @ajudan_pribadi yang telah ditahan di Polres Metro Jakarta Barat, terkait dengan dugaan kasus penipuan dan juga penggelapan.

Bahkan, menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan menyebut, Ajudan Pribadi dilaporkan menipu korbannya tak tanggung-tanggung hingga Rp 1,3 miliar.

Dia ditangkap oleh penyidik di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami amankan di Makasar. Sementara masih berproses di kami (Polres Metro Jakarta Barat)," tutur Andri.

Sebelumnya, Andri juga membenarkan soal penangkapan Ajudan Pribadi.

Selebgram yang kerap berswafoto bersama dengan anggota kepolisian tersebut kini sudah ditangkap penyidik Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu (12/3/2023).

"Kami telah amankan satu orang inisial A, yang bersangkutan adalah selebgram," ujar Andri.

Namun, dia belum membeberkan secara rinci terkait kasus tersebut.

Andri hanya menyebut, pelaku telah melakukan penipuan dan penggelapan.

Namun, polisi bakal merilis kasus tersebut di Mapolres Jakarta Barat pada Rabu (15/3/2023).

"Yang pasti ada laporan awal terjadi November 2022 dengan kerugian lebih kurang Rp 1,3 miliar," sebut Andri. (*)

Kutipan dari Website Tribunnews.com

Link https://priangan.tribunnews.com/2023/03/15/viral-selebgram-ajudan-pribadi-ditangkap-polisi-atas-dugaan-penipuan-dan-penggelapan-13-miliar

Gubernur Sulawesi Selatan Bantu Pengedara Bocor Ban

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman aktif berolahraga pagi utamanya menerapkan jalan sehat Malas Gerak 10.000 langkah, rutinitasnya dimulai sejak subuh.




Termasuk mengajukan permintaan wawancara ke sebuah stasiun televisi nasional pada Minggu 12 Maret 2022.

Di tengah perjalanan, di tengah wawancara tentang upaya pemerintah Sulawesi Selatan untuk mempercepat pembangunan dan tetap bersilaturahmi. Serta peran Sulawesi Selatan sebagai pusat kawasan Indonesia Timur. Kadang dia menyapa dan membalas salam dari warga.

Termasuk seorang ibu yang mengemudikan mobil di sepanjang Jalan Gunung Latimojong bersama kedua anaknya, gubernur menyempatkan diri untuk menyapa saat penembakan, namun kurang dari 100 meter kemudian mobil berhenti dengan ban depan kiri kempes. Sebelum melanjutkan wawancara untuk episode berikutnya, ia menghampiri mobil tersebut dan menanyakan kondisi penumpang dan mobil tersebut.

Lulusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin ini langsung datang membantu.

“Saya melihatnya berlari tadi pagi. Ketika saya parkir, pelayan benar-benar memberi tahu saya bahwa ban mobil saya agak kempes.

Saya hanya menggunakannya karena saya akan menjualnya di pantai dan kemudian benar-benar kosong. Saya berhenti. Kemudian dia membantu, ternyata gubernur. Saya senang bisa bertemu langsung dan langsung mendapatkan bantuan,” ujar Fitriana.

“Membuka roda cadangan lebih awal sangat sulit. Tapi alhamdulillah bisa jual lagi. Terima kasih banyak kepada Pak Gub dan timnya,” imbuhnya.

Andi Sudirman melanjutkan wawancara dengan pewawancara Winda Anggraeny.

“Beliau selalu ingin membangun Sulawesi Selatan dan selalu punya penemuan-penemuan untuk kepentingan rakyatnya,” kata Winda.


“Dia baik dan lucu dan sangat membantu warga. Saya tahu dia sudah keluar, berjalan di pagi hari dengan asisten dan pengawalnya. Saat menemukan puing-puing di jalan, paku adalah benda utama yang diangkat dan dicabut,” ujar Winda.(*)

Termasuk mengajukan permintaan wawancara ke sebuah stasiun televisi nasional pada Minggu 12 Maret 2022.

Di tengah perjalanan, di tengah wawancara tentang upaya pemerintah Sulawesi Selatan untuk mempercepat pembangunan dan tetap bersilaturahmi. Serta peran Sulawesi Selatan sebagai pusat kawasan Indonesia Timur. Kadang dia menyapa dan membalas salam dari warga.

Termasuk seorang ibu yang mengemudikan mobil di sepanjang Jalan Gunung Latimojong bersama kedua anaknya, gubernur menyempatkan diri untuk menyapa saat penembakan, namun kurang dari 100 meter kemudian mobil berhenti dengan ban depan kiri kempes. Sebelum melanjutkan wawancara untuk episode selanjutnya, ia menghampiri mobil tersebut dan menanyakan kondisi penumpang dan mobil tersebut.

Lulusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin ini langsung datang membantu.

“Saya melihatnya berlari tadi pagi. Ketika saya parkir, pelayan benar-benar memberi tahu saya bahwa ban mobil saya agak kempes.

Saya hanya menggunakannya karena saya akan menjualnya di pantai dan kemudian benar-benar kosong. Saya berhenti. Kemudian dia membantu, ternyata gubernur. Saya senang bisa bertemu langsung dan langsung mendapatkan bantuan,” kata Fitriana.

“Membuka roda cadangan lebih awal sangat sulit. Tapi alhamdulillah bisa jual lagi. Terima kasih banyak kepada Pak Gub dan timnya,” imbuhnya.

Andi Sudirman melanjutkan wawancara dengan pewawancara Winda Anggraeny.

“Beliau selalu ingin membangun Sulawesi Selatan dan selalu punya penemuan-penemuan untuk kepentingan rakyatnya,” kata Winda.

“Dia baik dan lucu dan sangat membantu warga. Saya tahu dia sudah keluar, berjalan di pagi hari dengan asisten dan pengawalnya. Jika menemukan puing-puing di jalan, paku adalah benda utama yang diangkat dan dicabut,” ujar Winda.(*) 

Sabtu, 11 Maret 2023

Mahasiswa UIN gelar dialog kebangsaan dengan mengusung tema moderasi beragama sebagai jalan untuk merajut kebhinekaan



Dalam memperkuat antar ummat beragama menuju indonesia maju.

Dialog Kebangsaan ini digelar di Warkop Patajai, Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa pada Minggu, (12/04/2023).

Wahyudi Sabri selaku pembicara mengatakan. Moderasi beragama merupakan kunci toleransi dan kerukunan di tingkat nasional hingga global yang mendorong terciptanya harmonisasi

“Moderasi beragama adalah kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Moderasi mendorong terciptanya harmoni sosial dan keseimbangan dalam kehidupan secara personal, keluarga dan masyarakat. ibaratkan rumah yang tidak bisa berdiri dengan hanya 1 tiang, maka perlulah bahu-membahu untuk mengokohkan persatuan itu” ucap Wahyudi Sabri.

Abd Malik menjelaskan bahwa seseorang toleran bukan hanya ada perkataanya tapi juga harus bijaksana dalam melangkah.

“Seseorang moderat/ toleran yaitu bukan orang yang perkataanya tidak berpendirian tetapi bijaksana dalam penyampaian dan pengambilan langkah” jelas ketua IMDI Sulsel 2020-2022 ini.

Ifa selaku ketua panita berharap diadakannya kegiatan dialog ini dapat membangun toleransi masyarakat dan mahasiswa dan membentengi diri dari paham radikalisme.

“Besar harapan dilaksanakannya kegiatan ini agar masyarakat dan mahasiswa pada khususnya dapat saling bertoleransi dan rukun antar beragama dan membentengi dari mahasiswa dari paham radikalisme." Harap mahasiswi UIN Alauddin ini.

Sekedar diketahui, Kegiatan ini d hadiri oleh beberapa mahasiswa yang memiliki latar belakang fakultas yang berbeda.